Share This
VAR | Via : CBS Sports

Pecinta sepakbola pasti tidak asing dengan teknologi Video Assistant Referee. VAR telah banyak diterapkan dibeberapa liga ternama di dunia seperti di La Liga dan Liga Primer Inggris. Teknologi ini pertama kali diuji coba pada Agustus 2016 di Amerika Serikat dalam pertandingan MLS antara New York Red Bull II melawan Orlando City B sebelum akhirnya beberapa liga-liga ternama di dunia menerapkan teknologi ini. Tujuannya adalah untuk membantu wasit mengambil keputusan dengan tepat seperti pelanggaran oleh pemain, keputusan offside, hingga pemberian kartu pada pemain.

Namun belakangan kontroversi VAR kembali mengemuka. Teranyar, terjadi saat pertandingan antara Liverpool vs Manchester City di Premier League. Terdapat 2 keputusan kontroversial saat itu. Pertama, saat handball yang dilakukan oleh pemain Liverpool, Trend Alexander-Arnold, pada menit ke-6 yang berujung gol oleh Liverpool dan kedua saat Trend Alexander-Arnold kembali melakukan handball saat menghalau tendangan dari pemain Manchester City, Raheem Sterling, dibabak kedua. Hal tersebut turut memperpanjang kontroversi penerapan VAR yang dianggap masih inkonsisten dan tidak adil dalam pengambilan keputusan. Karenanya, forum pelatih Eropa mendesak untuk UEFA memperbaiki sistem dari VAR. Berikut adalah beberapa pertandingan-pertandingan besar yang terdapat kontroversi VAR pada pengambilan keputusan wasit.

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *