Share This
Timnas Sepakbola Indonesia
Timnas Sepakbola Indonesia

PSSI Resmi telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak Simon Mc Menemy sebagai pelatih Timnas Sepakbola Indonesia pada Rabu (06/11/2019) meskipun masih menyisakan kontrak hingga piala AFF 2020. Hal itu didasari karena serangkaian hasil buruk yang diterima oleh skuat garuda pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pada tabel klasemen sementara Kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia hanya mampu menjadi juru kunci dengan belum mengemas poin dari 4 laga yang dijalani dan 3 diantaranya bermain di kandang sendiri. Selain itu timnas hanya mencetak 3 gol dan kebobolan sebanyak 14 kali. Hasil yang mengejutkan karena 3 lawan yang dihadapi Indonesia adalah tim sesama asia tenggara. Harus terdapat perubahan pada timnas Indonesia terutama dalam segi permainan. Dengan dipecatnya Simon Mc Menemy dari Timnas Sepakbola Indonesia, siapakah yang akan menjadi penggantinya di timnas? Berikut adalah kandidat-kandidat calon pelatih Timnas Sepakbola Indonesia yang baru versi Satvibe.

1. Kandidat Calon Pelatih Timnas Indonesia : Luis Milla

Via : Tempo

Luis Milla santer dikait-kaitkan kembali dengan timnas sepakbola Indonesia. Tak heran karena masih banyak pecinta sepakbola Indonesia yang masih menginginkan Luis Milla kembali untuk membesut skuat Garuda. Memang tidak ada prestasi yang didapatkan timnas pada saat Luis Milla membesut timnas garuda. Pencapaian tertingginya hanyalah mencapai 16 besar pada Asian Games 2018 setelah timnas Indonesia dikalahkan oleh UAE lewat adu pinalti. Namun, yang diingat oleh pecinta sepakbola Indonesia adalah cara permainan pada era Luis Milla jauh lebih baik daripada sebelum-sebelumnya. Mengandalkan bola-bola pendek ala sepakbola spanyol dan mental yang baik menjadi pemandangan tersendiri pada saat melihat timnas bermain. Namun tidaklah mudah membawa Luis Milla kembali ke Indonesia. Pasalnya tingginya gaji Luis Milla menjadi hambatan tersendiri untuk bisa kembali menukangi timnas. PSSI kewalahan membayar gaji Luis Milla yang ditaksir mencapai 2 milliar per bulan. Jika dibandingkan dengan pendahulunya yaitu Alfred riedl hanya menerima 1,2 miliar per tahun.   

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *